Translate

Wednesday, April 10, 2013

DUNIA BARU ... CYBERSPACE


Siapa yang gak kenal twitter, facebook, skype, tumbler???? 

Munkin ada yang gak tau ya... tapi sebagian besar udah pada tahu kan???...


Facebook, twitter, skype, plurk, tumblr, dan rangkaian kata-kata lainnya, mungkin jika dicapkan beberapa tahun yang lampau, hanya sebuah kata yang tidak berarti. Bahkan orang akan menganggap angin lalu saja kata-kata tersebut.

Tapi coba saja sebutkan kata-kata tersebut saat ini. Facebook maka langsung dapat diasosiasikan dengan situs pertemanan sosial dengan biru sebagai warna dominan, dan juga dapat bertukar status dengan orang lain. Begitu juga dengan twitter, maka orang akan langsung teringat dengan situs mikroblogging yang dapat membawa orang untuk menikmati pemikiran-pemikiran orang lain lewat permainan kata dalam beberapa karakter yang terbatas (120 ato 140 ya???).

Tentu saja semua hal tersebut berkaitan erat dengan perkembangan internet.. dengan perkembangan baru cara berkomunikasi manusia.. dengan perkembangan budaya manusia. Internet telah membuat suatu revolusi dalam dunia komunikasi, baik komunikasi massa maupun bentuk komunikasi lainnya. Yang dulunya kita hanya bisa bertemu untuk bisa berbicara dengan orang lain dang berhadapan langsung, sekarang sudah banyak orang yang menggunakan skype untuk ngobrol secara tatap muka.

Hal ini tentu saja juga memiliki pengaruh dalam penyebaran kebudayaan dunia. Orang yang dulunya tidak mengetahui tentang suatu negara tanpa mendatanginya, kini dengan mudahnya mengetahui semua hal tentang negara tersebut dengan hanya menggunakan internet. Bahkan masyarakat pun kini bisa mulai mengadaptasi kebudayaan negara lain ke dalam kebudaya dalam negeri sendiri. 

Neil Postman mengatakan bahwa teknologi memiliki peran yang penting dalam penggunaan media dan memiliki pengaruh yang besar terhadap masyarakat.  Salah satu pengaruh yang ditimbulkan adalah adanya perubahan budaya masyarakat. Walaupun bukan sebagai penyebab utama perubahan, tetapi teknologi menjadi hal yang penting yang ada dalam struktur masyarakat.
 
Munculnya istilah "global village", mungkin menjadi salah satu dari efek berkembangnya teknologi internet. 
N
ew media telah mengubah bentuk masyarakat. Dengan adanya new media maka muncul budaya baru, yakni budaya virtual yang merupakan hasil dari komunikasi virtual. Maka ruang-ruang social yang dapat kita lihat didunia nyata, dapat kita temukan dalam dunia virtual, yang pada akhirnya disebut dengan cyberspace.


 Hal tersebut menunjukkan bahwa jarak sudah menjadi faktor yang tidak begitu penting dalam melakukan komunikasi dan penyebaran informasi apapun di dunia. orang bisa berkenalan dan 'ngobrol' dengan siapapun tanpa memperdulikan jarak yang ada. Kita seperti berada di sebuah desa yang kecil dan dengan mudahnya melakukan komunikasi dan memberikan informasi kepada siapapun dan dimanapun. 

 Munculnya dunia virtual, tentu saja menimbulkan efek dalam kehidupan sosial kita. Hal tersebut bisa saja positif ataupun negatif. Banyak sekali sisi positif yang timbul dari perkembangan teknologi internet dan komunikasi ini. Contohnya penyebaran pengetahuan dan informasi, komunikasi kita juga seolah-olah tak terbatas. Hal ini juga memicu berkembangnya kebudayaan masyarakat.
Tapi, hal tersebut bisa juga menimbulkan beberapa dampak negatif.  Terkadang kita menjadi orang yang tidak bisa bergaul dengan orang secara langsung, dan memilih untuk berada dalam dunia virtual tersebut. Ada pula kejahatan-kejahatan yang muncul dengan menggunakan teknologi ini. Mungkin itu beberapa contoh sisi negatif yang ditimbulkan oleh berkembangnya teknologi internet.

Mungkin masih banyak efek-efek lain yang ditimbulkan
 dengan muculnya cyberspace ini kedalam kehidupan 
masyarakat, baik itu positif, maupun negatif.. Kita lanjutkan lagi kapan-kapan yaa... (ren)
 



No comments:

Post a Comment