Translate

Saturday, April 13, 2013

TEORI GENRE FILM



Kali ini aku akan share mengenai teori genre film..


“Genres can defined as patterns/forms/style/structures which transcend individual art products, and which supervise both their construction by artist and their reading by audience.” (Ryall dalam Lacey, 2000:132)


Dalam buku Narrative and Genre: Key Concepts in Media Studies, Nick Lacey,2000, mengungkapkanbahwa 

kritik tentang genre bisa dilihat dari tiga area yang berbeda yaitu: pertama, bahwa actor yang bekerja didalam institusi media, menghasilkan teks media yang umum sesuai dengan pengetahuan mengenai pola genre tertentu. Mereka menyadari bahwa khalayak diharapkan bisa familiar dengan pengetahuan tersebut.

Kritik yang kedua adalah bahwa khalayak menggunakan suatau genre untuk mengkategorisasikan sebuah teks. Terakhir adalah bahwa institusi menggunakan genre untuk mengemas teks yang bisa dijual kepada khalayak. Jadi, semakin banyak respon khalayak terhadap suatu genre tertentu, maka industri media akan melakukan pengulangan terhadap genre yang sama. 


Genre tidak bersifat tetap, tetapi cenderung bersifat dinamis. Genre secara kontinyu berubah, mengatur, dan mendefinisi ulang dirinya sendiri (Turner, 1993 dalam Lacey, 2000:134). Genre berubah dan berkembang karena adanya perubahan kebudayaan di tempat genre tersebut dibuat dan sesuai dengan perkembangan zaman dan perkembangan industri film. Genre merupakan suatu produk dari masyarakat – ketika diekspresikan oleh instusi media dan ekspektasi khalayak. Jadi, budaya yang berbeda juga akan bisa membentuk pola atau struktur genre yang berbeda pula. Terkadang susah untuk membedakan secara jelas antara genre satu dengan jenis genre yang lainnya. Hal tersebut karena adanya ketumpang tindihan genre atau genres overlap dan genre campuran atau mixed genre

Andrew Tolson (1996) mengatakan bahwa dalam hubungannya dengan teks media massa, ia mendefinisikan ulang genre sebagai sebuah kategori yang menjadi perantara antara industri media dan khalayak (Chandler, 2000). 


Jadi, perlu juga untuk melihat hubungan antara generic texts (teks media), khalayak, artis/actor, dan institusi yang membuatnya. Genre berada di dalam ruang antara industri media, khalayak, dan teks media itu sendiri. Sebuah teks media memerlukan institusi media untuk memproduksi teks tersebut. Institusi media tersebut menjadi perantara antara artist, yang membuat teks media dan bekerja di dalam institusi media itu sendiri, dan khalayak yang mengkonsumsi teks media tersebut.(ren)

1 comment:

  1. Bisa berguna buat refrensi teman2 yg skripsi ttg Genre Film nih :P

    ReplyDelete